Pembelajaran 6 Tema 8 Subtema 2 Ketampakan Rupa Bumi
Sunday, June 17, 2018
Add Comment
Bentuk permukaan bumi tidak rata. terdiri dari tempat yang tinggi dan tempat yang rendah. Bagian permukaaan bumi adayang menonjol, ada yang datar, ada juga yang berupa cekungan. Perbedaan tinggi rendahnya permukaan bumi tersebut disebut relief. Berbagai macam bentuk permukaan bumi sanggup dilihat dalam sebuah peta. Peta yaitu gambar dua dimensi suatu tempat dipermukaan bumi. Permukaan bumi dibedakan ata daratan dan perairan.
1. Daratan
- Daratan adalah permukaan bumi yang tidak digenangi air. Daratan yang sangat luas disebut benua. Di bumi ini terdapat lima benua yaitu Benua Asia, Benua Eropa, Benua Amerika, Benua Afrika, dan Benua Australia.
- Daratan yang lebih sempit dari benua disebut pulau. Di Indonesia terdapat lima pulau besar yaitu Pulau Kalimantan, Sumatra, Jawa, Sulawesi, dan Papua. Pulau-pulau kecil yang berdekatan dan membentuk formasi disebut Kepulauan, misalnya kepulauan Indonesia.
a. Pegunungan
Daerah pegunungan permukaannya lebih tinggi dari tempat lain. Gunung adalah tonjolan di permukaan bumi yang mempunyai ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut. Gunung terdiri dari puncak, lereng dan kaki gunung. Kumpulan dan banyak gunung disebut pegunungan. Pegunungan tertinggi didunia yaitu Himalaya. Di pegunungan Himalaya terdapat gunung tertinggi di dunia yaitu Everest. Ada dua jenis gunung yaitu gunung berapi dan gunung mati
- Gunung berapi yaitu gunung yang sanggup meletus sewaktu waktu. Di dalam gunung berapi terdapat magma yang sangat panas.
- Gunung mati yaitu gunung yang tidak sanggup mengeluarkan asap lagi. Gunung mati merupakan gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi.
Daratan tinggi yang permukaanya lebih rendah daripada gunung di sebut bukit. Perbukitan adalah tempat yang mempunyai banyak bukit. Contoh bukit di Indonesia yaitu Bukit Tinggi di Sumatra Barat.
c. Dataran
Daratan yang mempunyai ketinggian yang hampir sama disebut dataran. Ada dua macam dataran yaitu dataran tinggi dan dataran rendah.
- Dataran tinggi yaitu tempat datar yang terletak pada ketinggian lebih dari 600 meter dari permukaan laut, contohnya Dataran Tinggi Dieng. Dataran tinggi mempunyai udara yang sangat sejuk, di dataran tinggi terdapat banyak perkebunan.
- Dataran rendah yaitu tempat datar yng terletak didaerah rendah. Dataran rendah terdapat di tempat pantai utara jawa. Di dataran rendah udara terasa panas.
Lembah adalah daratan yang lebih rendah dari dataran rendah. Lembah terdapat di kanan kiri kaki gunung. Di sekitar lembah biasanya mengalir sungai, contohnya Lembah Karmel di Jawa Barat.
- Jurang yaitu lembah yang dalam, sempit, serta mepunyai dinding yang curam.
- Ngarai yaitu lembah yang dalam, luas serta curam dindingnya. Misalnya Ngarai Sianok di Sumatra Barat.
Daratan yang menjorok ke maritim di sebut tanjung. Tanjung yang luas di sebut semenanjung. Misalnya Tanjung Priok dan Tanjung Pinang.
2. Perairan
Bentuk permukaan bumi yang tertutup oleh air disebut perairan. Lebih dua per tiga dari permukaan bumi merupakan wilayah perairan dan satu per tiganya merupakan daratan. Wilayah perairan berupa lautan, sungai, danau, dan rawa.
a. Lautan
Lautan yaitu tempat perairan yang sangat luas. Wilayah lautan terdiri dari samudra, maritim , selat, teluk, dan palung.
- Samudra yaitu lautan yang sangat luas dan dalam, contohnya samudra Atlantik, samudra Hindia.
- Laut yaitu cekungan yang dalam dan terisi air, contohnya Laut Jawa.
- Selat yaitu lautan yang sempit diantara pulau-pulau, contohnya Selat Sunda.
- Teluk yaitu lautan yang menjorok masuk kedaratan, contohnya Teluk jakarta.
- Palung yaitu jurang yang dalam di dasar laut, Misalnya Palung Jawa.
Sungai yaitu aliran air yang besar di daratan. Sungai terbentuk secara alami, contohnya sungai Musi, sungai Mahakam, dll, Air sungai mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. Bagian - bgian sungai terdiri dari :
- Hulu yaitu serpihan yang tinggi dari sungai.
- Hilir yaitu serpihan yang rendah dari sungai
- Muara yaitu tempat berakhirnya aliran sungai. Aliran sungai berakhir dilaut, danau atau sungai lainnya.
Danau yaitu genangan air yang sangat luas dan dikelilingi oleh daratan. Ada dua macam danau yaitu danau alami dan danau buatan.
- Danau alami terjadi lantaran letusan gunung, contohnya danau Toba. Danau alami yang berukuran kecil dinamakan sendang atau telaga.
- Danau buatan disebut bendungan atau waduk, contohnya Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri, jawa Tengah. Waduk dibentuk dengan membendung aliran sungai.
Rawa yaitu geangan air yang tidak dalam, biasanya berada di tepi pantai dan banyak di tumbuhi air. Salah satu teladan rawa yaitu Hutan Bakau.
Perhatikan bentuk rupa bumi berikut. Kamu sudah mempelajari bagian-bagian bentuk rupa bumi daratan dan lautan. Tulislah nama ketampakan rupa bumi pada gambar sesuai dengan nomor.
Buatlah kalimat dengan nama-nama ketampakan rupa bumi yang sudah kau tuliskan sebelumnya. Setiap kalimat paling sedikit terdiri dari empat kata.
- Gunung. Gunung Slamet terletak di kabupaten Bnayumas.
- Lembah. Lembah karmel terletak di Jawa Barat.
- Dataran tinggi. Dataran tinggi Dieng hawanya sangat sejuk
- Sungai. Sungai dimanfaatkan untuk pengairan
- Perbukitan. Daerah perbukitan dimanfaatkan untuk pertanian
- Danau. Danau Toba pemandangannya sangat indah
- Dataran rendah. Kota Jakarta terletak di tempat dataran rendah.
Tahukah kau ibarat apa bentuk wilayah Indonesia? Jika diamati dari atas, negara kita berbentuk terdiri dari banyak pulau. Ada lebih dari tujuh belas ribu ribu pulau yang termasuk dalam wilayah Indonesia. Itu sebabnya Indonesia disebut negara kepulauan.
Masyarakat Indonesia tinggal tersebar di wilayah yang berbeda-beda. Kita mempunyai bahasa dan budaya yang berbedabeda pula. Namun demikian kita tetap satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air, yaitu Indonesia.
Tahukah kau nama-nama suku bangsa dan bahasa tempat yang ada di Indonesia? Coba tanyakan kepada sahabat dan gurumu. Kemudian ceritakan hal yang menarik perihal salah satu suku bangsa yang kau ketahui. Berikut ini daftar nama suku yang ada di Indonesia.
No. | Provinsi | Nama Suku | No. | Provinsi | Nama Suku |
---|---|---|---|---|---|
1. | Nangroe Aceh Darussalam | Aceh, Gayo, Alas, Kluet, Tamiang, Singkil, Anak Jame, Simeleuw, dan Pulau | 2. | Sumatera Utara | Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak, Batak Angkola, Batak Toba, Melayu, Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya |
3. | Sumatera Barat | Minangkabau, Melayu, dan Mentawai, Tanjung Kato, Panyali, Caniago, Sikumbang, dan Gusci | 4. | Riau | Melayu, Akit, Talang Mamak, Orang utan Bonai, Sakai, dan Laut, dan Bunoi |
5. | Riau Kepulauan | Melayu, Siak, dan Sakai | 6. | Jambi | Batin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu, Jambi, Kubu, dan Bajau |
7. | Bengkulu | Muko-muko, Pekal, Serawai, Pasemah, Enggano, Kaur, Rejang, dan Lembak | 8. | Sumatera Selatan | Melayu, Kikim, Semenda, Komering, Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek Gumay, Panukal, Bilida, Musi, Rejang, dan Ranau |
9. | Lampung | Pesisir, Pubian, Sungkai, Semenda, Seputih, Tulang Bawang, Krui Abung, dan Pasemah | 10. | Bangka Belitung | Bangka, Melayu, dan Tionghoa |
11 | Banten | Baduy, Sunda, dan Banten | 12. | DKI Jakarta | Betawi |
13. | Jawa Barat | Sunda | 14 | Jawa Tengah | Jawa, Karimun, dan Samin |
15 | D.I. Yogyakarta | Jawa | 16 | Jawa Timur | Jawa, Madura, Tengger, dan Osing |
17 | Bali | Bali Aga dan Bali Majapahit | 18 | Nusa Tenggara Barat | Bali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore, Mbojo, Dompu, Tarlawi, dan Sumba |
19 | Nusa Tenggara Timur | Sabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong, Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie, Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai, Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung, dan Flores | 20 | Kalimantan Barat | Kayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke, Skadau, Melayu-Pontianak, Punau, Ngaju, dan Mbaluh |
21 | Kalimantan Tengah | Kapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan, Dusun, Maanyan, dan Katingan | 22 | Kalimantan Selatan | Ngaju, Laut, Maamyan, Bukit, Dusun, Deyah, Balangan, Aba, Melayu, Banjar, dan Dayak |
23 | Kalimantan Timur | Ngaju, Otdanum, Apokayan,Punan, Murut, Dayak, Kutai, Kayan, Punan, dan Bugis | 24 | Sulawesi Selatan | Mandar, Bugis, Toraja, Bugis, dan Makassar |
25 | Sulawesi Tenggara | Mapute, Mekongga, Landawe, Tolaiwiw, Tolaki, Kabaina, Butung, Muna, Bungku, Buton, Muna, Wolio, dan Bugis | 26 | Sulawesi Barat | Mandar, Mamuju, Bugis, dan Mamasa |
27 | Sulawesi Tengah | Buol, Toli-toli, Tomini, Dompelas, Kaili, Kulawi, Lore, Pamona, Suluan, Mori, Bungku, Balantak, Banggai, dan Balatar | 28 | Gorontalo | Gorontalo |
29 | Sulawesi Utara | Minahasa, Bolaang Mangondow, Sangiher Talaud, Gorontalo, Sangir, Ternate, Togite, Morotai, Loda, Halmahera, Tidore, dan Obi | 30 | Maluku | Buru, Banda, Seram, Kei, dan Ambon |
31 | Maluku Utara | Halmahera, Obi, Morotai, Ternate, dan Bacan | 32 | Papua Barat | Mey Brat, Arfak, Asmat, Dani, dan Sentani |
33 | Papua | Sentani, Dani, Amungme, Nimboran, Jagai, Asmat, dan Tobati | 34 | Kalimantan Utara | Suku Bajau, Berau, Murut, Tidung, Burusu, Dayak |
Pernahkah kau bertemu dengan sahabat yang berbeda suku denganmu? Bagaimana sebaiknya kita bersikap dikala bertemu orang yang berbeda suku? Kita mungkin berbeda suku, agama, kebiasaan ataupun berbeda warna kulit. Akan tetapi, kita harus tetap saling menghargai dan saling menghormati.
Dalam menyebarkan perilaku menghormati terhadap keragaman suku bangsa, sanggup terlihat dari sifat dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya yaitu sebagai berikut :
- Tidak mengejek sahabat yang mempunyai agama yang berbeda dengan kita
- Mau bekerja sama dengan sahabat yang berbeda agama
- Memberi ucapan pada orang yang berbeda agama dikala hari raya agama mereka
- Membantu orang yang terkena tragedi walaupun mereka mempunyai agama yang berbeda deangan kita
- Bersikap toleran terhadap teman-teman yang berbeda agama
Mari mengenal wilayah Indonesia dengan menggambar peta Indonesia di buku gambar. Tunjukkan posisi tempat tempat tinggalmu pada peta. Apakah kau mengenal nama-nama tempat lain yang ada di Indonesia? Coba sebutkan.
Kamu sanggup menggunakan kertas kalkir atau kertas tipis untuk meniru gambar dari peta/atlas.
Ayo Berlatih
Agar gambar peta lebih tepat, kau sanggup menggunakan kertas berpetak. Atau dengan menciptakan persegi-persegi kecil pada peta ibarat contoh. Kamu juga sanggup melaksanakan hal yang sama untuk menggambar sudut dan bangkit datar.
Gambarlah lima buah bangkit datar yang mempunyai sudut pada kertas berpetak. Gambarkan bangkit datar beraturan dan tidak beraturan. Gunakan penggaris untuk menggambar. Tentukan bangkit mana yang mempunyai sudut sikusiku. Kemudian, tentukan bangkit mana yang mempunyai sudut lancip atau tumpul. Bangun mana yang mempunyai ketiga jenis sudut tersebut? Lakukan ibarat contoh.
Hitung berapa satuan besar sudut yang terbentuk kalau setiap bagiannya yaitu satu satuan sudut? Kamu juga sanggup mengukur sudut menggunakan satuan sudut diatas. Gunting salah satu serpihan dari bangkit diatas.Kemudian gunakan 1 satuan sudut tersebut untuk mengukur sudut ibarat contoh.
Pengukuran sudut dengan satuan tak baku sanggup dilakukan dengan terlebih dahulu memilih sudut satuan. Salah satu satuan sudut tidak baku yaitu serpihan bundar yang dipotong menjadi beberapa serpihan dan dijadikan sudut satuan.
0 Response to "Pembelajaran 6 Tema 8 Subtema 2 Ketampakan Rupa Bumi"
Post a Comment